Langsung ke konten utama

Postingan

Kekhawatiran

Jadi belakangan ini aku sering sedih, suasana hati gak enak. Bawaannya khawatir karena banyak hal yang selalu aku pikirkan sejak aku bangun sampai aku mau tidur lagi. Sudah lebih dari sebulan aku seperti ini.

Aku sekarang sudah semester 8, sedang proses mengerjakan skripsi dan alhamdulillah sudah sidang proposal, tinggal lanjut ke dua bab terakhir. Awalnya aku pikir mungkin aku sedang jenuh dengan segala hal perkuliahan, sedang jenuh dengan skripsi yang sudah tiga bulan kugeluti. Aku pikir aku mungkin butuh istirahat sebelum terjun ke lapangan untuk wawancara dan sebagainya. Tapi ternyata sampai sekarang aku masih saja seperti ini. Hati dan pikiran gak tenang, apa ya, kalau kata orang sih gak puguh gitu.
Rasanya sudah cukup sering aku curhat soal aku yang galau seperti ini, aku pikir semua orang pernah galau, gak puguh kayak gini. Ya, aku akui aku belakangan memang sulit beribadah, sering lupa berdoa, jarang olahraga, lupa meditasi, makan makanan gak sehat, dan jarang berinteraksi, apal…
Postingan terbaru

Book Fair: Big Bad Wolf 2018

Alhamdulillah, tahun ini bisa kembali ke book fair besar tahunan selalu ditunggu-tunggu oleh semua pecinta buku, Big Bad Wolf. Tahun ini Big Bad Wolf diselenggarakan mulai tanggal 29 Maret hingga 9 April 2018 dan masih di Indonesia Convention Exhibition BSD Tangerang.

Kalau tahun lalu aku punya banyak waktu untuk memilih-milih buku dan punya sedikit lebih banyak uang, tahun ini aku tidak memiliki keduanya karena akhir-akhir ini uangku habis untuk berbagai kebutuhan (skripsi), dan aku ke BBW mendadak, aku hanya punya kurang lebih 1 jam untuk berkeliling di area pameran karena aku baru berangkat sore dari Serang dan itu membuatku terburu-buru karena takut pulangnya gak dapat bus ke Serang. Walau dikejar waktu dan hanya membeli sebuah buku, tapi aku tetap bersyukur karena tahun ini aku bisa merasakan kemeriahan salah satu book fair terbesar di Indonesia tersebut. Berada di tengah-tengah buku-buku membuatku merasa bahagia dan rasanya ingin kubeli semua yang kusuka jika aku adalah istri pe…

Piknik ke World of Wonders Tangerang

World of Wonders adalah taman rekreasi yang masih satu grup dengan Jatim Park Group yang menaungi beberapa taman rekreasi hits di Kota Batu Jawa Timur, seperti Jatim Park 1, 2, dan 3, Museum Angkut, Eco Green Park, dan sebagainya, tapi World of Wonders terletak di Tangerang, tepatnya di Jalan Ecopolis Boulevard, Citra Raya, Kabupaten Tangerang. Taman rekreasi ini sekilas persis seperti Eco Green Park di Batu Malang yang pernah kukunjungi tahun 2017 lalu, dimana wahananya kebanyakan didesain untuk anak-anak usia TK hingga SD, maka dari itu banyak banget anak-anak study tour ke World of Wonders. Tapi beberapa wahana bisa dinikmati oleh oroang dewasa kok, walaupun tetap kurang menantang. Tiket masuk World of Wonders pada bulan Maret 2018 sebesar 65,000 rupiah untuk weekdays dan 75,000 rupiah untuk weekend, harganya beda tipis dengan tiket Eco Green Park saat aku ke sana Juli 2017 lalu.

Karena foto bicara banyak hal, jadi aku bagikan foto saja lah, selebihnya silakan datang sendiri ke Worl…

Review: Dilan (Film)

Alhamdulillah ya Allah atas segala rezeki yang Kau berikan kepadaku, termasuk rezeki nonton film Dilan di hari pertama tayang di bioskop, yaitu hari ini. Sebagai bentuk rasa syukurku, aku akan mempersembahkan sebuah review untuk sesama makhlukMu yang penasaran ingin menonton film yang diangkat dari sebuah novel dengan judul yang sama.
Jadi gini temen-temen...
Dilan: dia adalah Dilanku tahun 1990 merupakan novel karya Ayah Pidi Baiq yang sangat hits di kalangan pembaca Indonesia khususnya remaja. Gimana gak, dari sampulnya saja terdapat gambar seorang anak berseragam SMA, dan kalau lihat review di Goodreads atau pada blurb di bukunya, terdapat beberapa kutipan lucu dan unik khas Dilan yang bisa menarik minat anak-anak usia remaja untuk membelinya.
Karena kebekenan novel Dilan, akhirnya Dilan diangkat menjadi sebuah film dan disutradarai oleh Fajar Bustomi dan penulisnya sendiri, Pidi Baiq. Dengan menggaet artis-artis muda dan beken seperti Iqbaal Ramadhan dan Vanesha Priscilla, film Di…

Seminar dan Fieldtrip bersama Generasi Pesona Indonesia (GenPI) di Tangerang

Alhamdulillah sudah sampai di penghujung tahun 2017. Tahun ini adalah tahun yang luar biasa, Begitu banyak hal baik yang terjadi, begitu banyak pengalaman keren yang kualami, begitu juga pelajaran berharga yang kudapat.
Hari ini aku bahagia untuk segala resolusi yang telah tercapai, dan tetap bersyukur atas resolusi-resolusi yang belum tercapai. Alhamdulillah untuk segala petualangan di berbagai tempat menakjubkan, aku sangat bersyukur mimpiku untuk bisa jalan-jalan mengunjungi beberapa tempat baru bisa terwujud di tahun ini, benar-benar resolusi yang terlihat jelas berhasil terwujud.
Semoga tahun 2018 nanti menjadi tahun yang menyenangkan dan lebih baik dari tahun ini. Aamiin.
Oh ya, ada satu cerita yang ingin kuceritakan pada postingan terakhir di tahun 2017 ini. Pada Selasa, 19 Desember kemarin aku mengikuti acara Rapat Koordinasi Penguatan Jejaring Wisata Tanjung Lesung dan Fieldtrip bersama Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Banten. Actually i really don’t know who organize the e…

Aku dan Tirta FM

Postingan kali ini sepertinya akan sangat panjang, tapi aku berusaha untuk mempersingkatnya sebisa mungkin supaya gak membosankan.
Di kampusku, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) ada radio komunitas yang diberi nama Tirta FM. Actually there are two community radios here, Tirta FM in campus A, and Flash Radio in campus B, but in this case i would like to share all things about Tirta FM, including my feelings toward it because i’ve been a part of it since 2,5 years ago.

Radio komunitas adalah radio yang diinisiasi, didirikan, dimiliki, dikelola oleh komunitas, dan diperuntukan untuk komunitas. Tirta FM sendiri merupakan radio komunitas kampus UNTIRTA yang diinisiasi oleh dosen-dosen FISIP UNTIRTA dan ditujukan untuk komunitas kampus UNTIRTA sendiri yang berisi seluruh mahasiswa dan civitas akademika UNTIRTA.
Aku sudah menjadi anggota Tirta FM sejak masih duduk di semester 3. Awal perjalananku dimulai dengan menjadi anak magang di bagian produksi atau biasa disebut tim produksi ya…

Seminar Media Adil Gender Bagi Radio Komunitas di Bandar Lampung

Lama sekali gak ngeblog. Belakangan aku disibukkan dengan kuliah dan segala kegiatan lain. Seperti biasa, setiap aku kembali ngeblog setelah cukup lama hiatus, aku selalu pemanasan dengan membaca blog sendiri dan beberapa blog teman-teman blogger yang keren-keren. Tapi seperti biasa juga, aku selalu dibuat galau dengan masalah diksi yang kupakai. Sepele sih kelihatannya tapi menurutku penting. Seperti di beberapa post menggunakan kata “gak” untuk tidak, di beberapa post lain menggunakan “nggak” untuk tidak, dan di beberapa post lain menggunakan “tidak”. Sangat tidak konsisten, hehe, mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Sebenarnya sejak dulu aku sudah menetapkan kata apa yang pas untuk mengungkapkan tidak, aku sudah menetapkan untuk menggunakan “gak” karena pertama, hanya terdiri dari tiga huruf, kedua, hanya terdiri dari satu suku kata, ketiga, lebih mudah dan asik untuk diucapkan apalagi menurutku pribadi penggunaan kata “gak” itu cocok sekali untuk blog dengan konten santai dan gaya …